Telah kami sampaikan bahwa jika limpa membesar, ia dapat menghancurkan terlalu banyak sel sel darah merah dan kemudian limpa ini haruslah diangkat.
Mengapa Limpa menjadi besar pada penderita thalasemia?
----------------
Normalnya Limpa adalah saringan untuk darah.
Limpa membuang partikel partikel yang tidak normal.
Sebagai contoh ia menyaring kuman-kuman dari aliran darah dan membunuhnya, dan dengan demikian membantu melindungi terhadap infeksi/peradangan.
Normalnya Limpa juga membuang sel sel darah merah tua yang tak terpakai lagi, dan sel sel darah merah yang tidak normal.
Kebanyakan sel sel darah merah yang dibuat penderita thalasemia adalah tidak normal, dan sering tertahan di dalam limpa. Oleh karena inilah limpa jadi membesar.
Secara berangsur angsur semakin banyak sel sel darah merah yang tertahan sehingga limpa mulai menghancurkannya. Limpa terus menjadi lebih besar dan lebih besar dan menghancurkan lebih banyak dan lebih banyak lagi sel sel darah merah, sampai hampir seluruh darah yang kamu terima dari tranfusi hanya masuk langsung ke dalam limpa dan dihancurkannya.
Proses ini disebut “hypersplenisme”. Keadaan ini tidak dapat diubah kembali (irreversible).
Jadi sekali Limpa mulai bekerja merugikan dan membahayakan, penyelesaian satu satunya adalah dengan mengangkatnya keluar.
Tranfusi tinggi bekerja cukup baik karena sumsum tulang si pasien tidak lagi berusaha untuk membuat sel sel darah merah, jadi sumsum tidak membuat sel sel darah merah abnormal dan tidak tertahan dalam limpa dan limpa biasanya tetap berukuran kecil.
Dapatkan kamu jelaskan kapan limpa mulai melakukan hal yang merugikan?
--------------------
Hal yang paling utama adalah merasakan ukuran limpa itu sendiri.
Kamu dapat melakukannya sendiri ketika si anak sedang duduk dengan nyaman pada lutut anda, atau ketika ia sedang tidur. Kamu tidak bisa merasakan limpa itu jika si anak sedang menangis.
Limpa yang normal berukuran kecil dan tersembunyi di bawah tulang rusuk. Kamu tidak bisa merasakannya. Pada penderita thalasemia biasanya kamu dapat --namun tidak selalu-- merasakan limpa itu. Kamu dapat mengukurnya juga, dalam centimeter mulai dari tepi tulang rusuk sampai bagian terjauh dari limpa itu. [Red. Satu cara lain pengukuran limpa adalah dengan satuan shuffner/ems. "Satuan splenomegali (pembesaran limpa) diukur dengan membuat garis diagonal antara arcus costarum (Lengkung iga) dengan crista illiaca (lengkung tulang panggul) melewati umbulicus (Puser), lalu dari garis tersebut dibagi menjadi delapan bagian. Satu bagian dinamakan satu shuffner/ems"]
Pada pasien thalasemia dengan tranfusi rendah, ukuran limpa pada umumnya meningkat dengan mantap. Terdapat tahap tahap yang berbeda pada pembesaran limpa, dan tahap di mana limpa biasanya melakukan hal yang merugikan dengan menghancurkan sel sel darah merah. Pada umumnya tidak ada alasan untuk mengangkat limpa jika ukurannya lebih kecil dari 4 ems [Red. diatas pusar]. Diantara 4 sampai 6 ems sulit mengetahui apa yang harus diperbuat. Jika ukuran limpa lebih besar dari 6 ems biasanya yang terbaik adalah mengangkatnya ke luar.
Bagaimanapun juga, keputusan ini seharusnya tidak terburu-buru. Pada anak-anak yang masih kecil, limpa dapat menyusut kembali ketika transfusi tinggi dimulai. Juga kurang bijaksana untuk mengangkat limpa pada anak anakdi bawah 5 tahun, sebab hal itu meningkatkan resiko suatu infeksi/peradangan yang serius.
Dapatkah dengan mengangkat limpa menyembuhkan thalasemia?
----------------------
Tidak. Pengangkatan limpa tidak pernah menyembuhkan thalassaemia.
Jika kamu thalasemia mayor, kamu mempunyai anemia yang berat, dan limpa yang besar membuatnya bertambah buruk. Mengangkat limpa itu hanya menghilangkan efek tambahan ini. Splenektomi hanya mengembalikan kamu kepada situasi, sebelum limpa membuat thalassaemiamu bertambah buruk.
Jadi mengapa kita terkadang mendengar bahwa penderita “sembuh” setelah splenektomi?
-----------------------------
Seperti yang kamu ketahui, sebagian penderita thalasemia dilahirkan dengan jenis thalasemia yang lebih ringan yang disebut “thalassaemia intermedia”. Penderita ini dapat mengelola tanpa harus tranfusi secara teratur. Namun mereka dapat juga memperoleh limpa yang besar.
Hal ini dapat membuat thalasemianya jauh lebih buruk sehingga mereka harus memulai tranfusi yang teratur. Tentu saja, ketika limpanya diangkat, orang-orang ini kembali ke kondisi thalassaemia intermedia lagi. Oleh karena itulah mereka tidak memerlukan transfusi lagi, hal ini hampir seolah olah mereka telah disembuhkan. Akan tetapi dasar pembentuk thalassaemianya tidak berubah.
Pasien yang sehat sampai berumur 7 atau 8 tahun, kemudian harus memulai transfusi teratur, dan yang mempunyai limpa yang besar, boleh jadi sesungguhnya termasuk thalassaemia intermedia yang menjadi lebih buruk oleh limpanya. Suatu pemikiran yang berharga untuk mengangkat limpanya keluar.
Apakah setiap penderita thalasemia mayor atau intermedia harus diangkat limpanya?
----------------------------------------
Tidak!!.
Kamu hanya perlu mengangkatnya jika limpa itu membuat thalasemiamu bertambah buruk.
Apakah Splenektomi itu operasi yang berbahaya?
--------------------------------------------------------------------
--------------------------------------------------------------------
Operasi itu hanya membawa suatu resiko yang kecil.
Apakah dapat menimbulkan masalah jika kamu tidak mempunyai limpa?
--------------------------
Limpamu berkedudukan penting dalam membantu mempertahankan badan melawan bakteri.
Jika kamu tidak mempunyai limpa, ada kalanya suatu infeksi yang disebabkan bakteri dapat berkembang dengan cepat, sehingga dapat menjadi pengancam hidup dalam beberapa jam saja.
Oleh karena itu, siapa saja yang limpanya telah diangkat harus mempertimbangkan setiap infeksi sebagai hal yang serius. Sangat penting untuk mendiskusikan masalah ini dengan doktormu, dan memutuskan dengan tepat apa yang harus diperbuat jika kamu mendapat sakit dengan suatu demam.
Apa yang dapat dilakukan untuk menghindari infeksi yang serius setelah splenektomi?
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Ada beberapa hal yang dapat kamu lakukan.
Salah Satunya adalah untuk memperoleh "anti pneumococcalvaksin" sebelum limpamu diangkat. Sebagian doktor menyarankan penderita thalasemia yang telah diangkat limpanya untuk mendapat penisilin dosis harian untuk mencegah infeksi yang disebabkan bakteri.
Perawatan ini mungkin direkomendasikan untuk beberapa tahun saja, atau seumur hidup.
Salah Satunya adalah untuk memperoleh "anti pneumococcalvaksin" sebelum limpamu diangkat. Sebagian doktor menyarankan penderita thalasemia yang telah diangkat limpanya untuk mendapat penisilin dosis harian untuk mencegah infeksi yang disebabkan bakteri.
Perawatan ini mungkin direkomendasikan untuk beberapa tahun saja, atau seumur hidup.
Sebagian doktor yang lain menyadari bahwa orang orang sering lupa untuk mendapatkan penisilin secara teratur, dan lagi pula hanya dapat mencegah beberapa jenis infeksi saja.
Ada dua cara untuk berurusan dengan masalah ini;
(1). Sebagian doktor memberikan suntikan penisilin yang dapat bekerja sangat lama (long-acting penisilin), sebulan sekali, akan tetapi suntikan jenis ini sungguh menyakitkan.
(2). Sebagian doktor yang lain bersandar pada suatu kerja sama dengan keluarga si pederita. Mereka memberitahukan bahwa jika si pasien mendapatkan demam yang sungguh sungguh tidak hanya disebabkan oleh flu, mereka harus pergi saat itu juga ke pusat perawatan atau ke dokter keluarga, untuk suatu pengujian dan nasehat lebih lanjut.
Ada dua cara untuk berurusan dengan masalah ini;
(1). Sebagian doktor memberikan suntikan penisilin yang dapat bekerja sangat lama (long-acting penisilin), sebulan sekali, akan tetapi suntikan jenis ini sungguh menyakitkan.
(2). Sebagian doktor yang lain bersandar pada suatu kerja sama dengan keluarga si pederita. Mereka memberitahukan bahwa jika si pasien mendapatkan demam yang sungguh sungguh tidak hanya disebabkan oleh flu, mereka harus pergi saat itu juga ke pusat perawatan atau ke dokter keluarga, untuk suatu pengujian dan nasehat lebih lanjut.
Di daerah dimana tidak mudah untuk menghubungi atau menjangkau pusat perawatan dengan cepat, mereka terkadang memberikan antibiotik untuk disimpan dirumah.
Dan obat ini harus segera digunakan jika si pasien mendapatkan suatu demam dengan alasan yang tidak jelas, dan kemudian si pasien harus dibawa ke pusat perawatan.
Sistem ini nampak berjalan dengan baik.
Sama seperti dengan banyak hal yang lain, jika kamu memahami suatu resiko, biasanya kamu dapat menghindarinya.
Apakah splenektomi dapat menimbulkan masalah yang lain?
------------------------
Tidak !!.
Setelah splenektomi, uji darah menunjukkan bahwa jumlah sel darah pembeku pada umumnya meningkat, terkadang mencapai angka yang sangat tinggi.
Bagaimanapun, tidak ada bukti bahwa peningkatan jumlah sel darah pembeku ini dapat menyebabkan suatu masalah. [Red. biasanya ketika sudah melebihi 500.000, dokter akan menyarankan untuk mengkonsumsi aspilet setiap harinya]

Tidak ada komentar:
Posting Komentar