Kesehatan

Senin, 30 Januari 2017

Usaha Penyembuhan Psikis Thalasemia;

Menjadi ortu thaller/thaller yang baik, yang ikhlas, yang mau belajar ilmunya, yang mau merawat tubuhnya dengan baik dan benar, akan paham benar akan corak kehidupan nyata. Yang bisa jauh berbeda dengan kemampuan berpikir banyak orang pada umumnya.
Orang2 pada umumnya terjerat pola berpikir dualitas, baik dan buruk, salah dan benar, sehat dan sakit, dst. Seolah-olah dunia itu dipetakan hanya jadi dua bagian (seperti warna hitam putih saja), padahal masih ada warna abu-abu, kuning, merah, biru, dst. 
Yang paham kehidupan, tak akan terjebak dualitas seperti di dalam kehidupannya.
Semua itu ada rentangnya.
.
Misal: 
Banyak orang yang terpengaruh dan berpikir bahwa mengkonsumsi produk organik itu PASTI aman, itu jelas jelas "sesat pikir"! Kalau ada yang berpikir begitu, bisa jadi dia adalah korban indoktrinasi kepentingan pihak lain, atau korban cara berpikir keliru dirinya sendiri.
Yang benar adalah produk organik itu (RATA RATA, LEBIH) aman, karena berasal dari mahluk hidup juga. 
Kata dalam kurungnya itu biasa diabaikan, sampai berkesimpulan semua produk organik itu pasti aman. 
Jelas itu "sesat pikir".
Seperti contoh: jamur adalah produk organik, tapi ada jamur yang sangat beracun dan bisa mematikan. 
Bukan berarti sebaliknya juga kemudian berkesimpulan semua jamur itu pasti berbahaya, buktinya ada yang makan jamur itu mati! Jadi itu adalah bukti bahwa semua jamur itu berbahaya. Kalau sampai berpikir begitu, itu namanya "sesat pikir". Maunya dunia di bagi jadi hitam dan putih saja sesuai keterbatasan daya pikirnya yang sangat tertinggal perkembangannya.
.
Realita hidup itu tidak demikian, semua juga ada rentangnya, ada gradasinya.
.
Contoh lagi:
.
Menangani thaller itu butuh tranfusi rutin berkala...
Terus kalau berpikir pokoknya udah tranfusi, maka mustinya thaller itu 'sehat', kalau nggak tranfusi thaller itu "sakit".
Itu benar.
Tapi kalau berpikirnya kalau thaller tranfusi PASTI jadi sehat, kalau tidak tranfusi PASTI 'sakit'... Itu adalah cara berpikir yang sesat.
Kenapa?
Thaller itu banyak jenisnya, tidak semua thaller perlu rutin tranfusi berkala.
Buktinya, ada thaller yang tidak butuh tranfusi.
.
Kita perlu tahu dimana rentangnya. tidak bisa diubyah-gubyah, seolah thaller itu seperti warna hitam dan putih saja. Kalau tidak hitam pasti putih, kalau bukan putih pasti hitam. Tidak ada yang begitu dalam realita kehidupan didunia ini.
.
Tranfusi itu baik bagi thaller, akan tetapi, perlu diketahui lebih lanjut, tentang; 
Berapa jumlahnya yang diperlukan.
Kalau tranfusinya kekurangan, ataupun kelebihan, itu juga tidak baik. 
Jadi berpikirnya perlu dikembangkan, bukan hanya sebatas tranfusi vs tidak tranfusi saja. Tapi terus dikembangkan pemahamannya:_ 
~ tranfusi yang baik itu bagaimana, 
~ berapa rentangnya, 
~ berapaa jumlah yang perlu ditambahkan, 
~ bagaimana mempeoleh darah yang cocok dan baik, dsb dsb dsb...
.
Sebenarnya pola berpikirnya sama saja ibarat makan itu bagus, kalau nggak makan bisa mati. Buktinya ada yang nggak makan terus mati.
Kalau kemudian berpikir, kayak hitam putih saja, yach "sesat pikir"...
Makan yang kebanyakan juga tidak baik. Lapar yang berlebihan juga tidak baik.
Yang baik itu makan 2-3 kali sehari, dengan porsi yang sesuai.
Tidak bisa seminggu sekali saja makannya._ Sekali makan 21 piring.untuk sekaligus seminggu.
Yach keliru kalau berpikir begitu, bukan?
.
Nah demikian pula dengan obat khelasi zat besi. Ada rentang dosisnya. Ada cara konsumsinya yg benar, dst.
---
Thalasemia tidak mengenal suku, ras, agama. 
* Kebersamaan lah yang paling memungkinkan untuk menguatkan para ortu thaller/thaller dalam mengarungi kehidupannya.
* Kepedulian bersama lah yang akan mampu menekan banyak penderitaan yang ditempuh thalasemia mayor.
---
Penyebaran thalasemia di nusantara (atau asia tenggara) ini cukup merata. 
Mulai dari Thailand, Myanmar, Laos, Vietnam, Malaysia, Singapore, Indonesia, Philipina, Papuanugini, dst.
Mulai dari Aceh sampai Merauke ada thalasemia, dan tidak mengenal suku, ras, atau agamanya.
.
Indonesia yang posisinya berada diantara dua benua dan dua samudra dimana migrasi dan perkawinan silang cukup tinggi sejak dulu kala, maka Indonesia termasuk daerah yang tinggi thalasemianya baik jenis beta, HbE (ini yang khas asia tenggara), atau jenis alpha-nya (ini yang menyebar dari china selatan)...
Khusus jenis beta yg manifestasi fisiknya termasuk yang berat (banyak mayornya), diduga munculnya mutasi genetik itu dari lanjutan wabah malaria yang terus menerus.
Saat kini diperkirakan 5-10% penduduk di Indonesia merupakan pembawa sifat beta thalasemia (plus HbE).
.
gambarannya begini:
.
Jika kita bertemu dengan 20 orang sehat secara acak, maka 1-2 orang sehat itu merupakan pembawa sifat beta thalasemia..(atau secara klinisnya dikatakan thalasemia minor).
.
Jadi thalasemia minor itu tidak bisa diketahui dari tampilan fisiknya, pembawa sifat/thal minor itu sehat layaknya orang normal lainnya.
.
Lalu, bagaimana seseorang bisa tahu bahwa dia itu ternyata pembawa sifat atau thal minor?
.
hanya bisa diketahui jika:
~  melakukan "uji tapis thalasemia" di laboratorium yang mumpuni.
~  atau jika ada satu saja anak kandungnya yang terlahir sebagai thalasemia mayor, maka bisa dipastikan kedua ortunya yang sehat itu adalah thalasemia minor.
.
Banyak orang yang masih berpendapat bahwa kalau seseorang sehat, tak pernah ada riwayat tranfusi darah, maka bisa dipastikan bukan thalasemia. Itu jelas pemahaman yang sangat keliru, karena thalasemia minor itu sehat-sehat saja kok, juga tak membutuhkan tranfusi karena thalasemianya.
Thalasemia mayor/intermediate itu baru mungkin bisa muncul jika kedua ortunya mempunyai kecatatan genetik thalasemia. (entah pasangan minor dengan minor, atau pasangan mayor/intermediate dengan minor), 
.
Thalasemia mayor/intermediate itu tak akan pernah muncul jika salah satu ortunya benar benar normal dan tak membawa kelainan genetik thalasemia (misalnya.. pasangan minor dengan normal, pasangan mayor/intermediate dengan normal).
.
PENGETAHUAN inilah yg bisa kita manfaatkan, hindarilah pernikahan antar pembawa kelainan genetik thalsemia ini (minor dengan minor, mayor/intermediate dengan minor, mayor/intermediate dengan mayor/intermediate). Maka kita bisa memutuskan rantai kelahiran thalasemia mayor/intermediate.
.
Bagi pembaca yang merasa dirinya sehat, tak pernah mempunyai kerabat yang thalasemia mayor/intermediate, jangan pernah memastikan bahwa dirinya tidak membawa kelainan genetik thalsemia ini. Karena pembawa sifat/minor itu tidak menunjukkan kejanggalan seperti umumnya orang sehat lainnya.
.
Bagi para remaja dan dewasa yang mau menikah, lakukanlah uji tapis thalsemia dilaboratoium yang mumpuni, cukup dilakukan sekali seumur hidup. dan apapun hasilnya, jika ternyata membawa sifat kelainan genetik thalsemia ini, hindarilah berpasangan dengan yang membawa kelainan genetik thalsemia lagi.
dengan begitulah maka rantai kelahiran thalasemia mayor/intermediate bisa DIPUTUSKAN.
--------

Langkah apa yang perlu dipersiapkan, ketika anak kita terdiagnosa (suspect/terduga) thalasemia mayor?
.
1. Tuntaskan penegakan diagnosanya !! 
Jika masih buram, hasilnya, lakukan cek lab kedua, cek lab ketiga. Jika masih ragu akan hasil diagnosanya, lakukan "second opinion" (pendapat dokter kedua), atau kalau perlu "third opinion".
Thalasemia itu adalah urusan seumur hidup, lakukan usaha ekstra keras untuk memastikan sesuatu yang akan berlangsung seumur hidupnya.
.
2. Karena umumnya thalasemia mayor itu terdiagnosa saat masih batita, jangan lupa tuntaskan semua vaksinasinya, terutama hepatitis B-nya, lakukan sampai booster. Pastikan tubuhnya sudah kebal terhadap hepatitis B. Dan siap menjalani rutin tranfusi berkalanya dengan sedikit lebih aman.
.
3. Buatlah kartu BPJS, sesuaikan dengan kemampuan masing-masing. Pada 'thalasemia center', seharusnya tidak ada perbedaan kelas 1, kelas 2, kelas 3 atau PBI dalam penanganan thalasemia.
.
4. Tentukan rumah sakit dan doktor yang mumpuni, karena itu akan jadi rumah kedua thaller.
.
5. Unduh artikel artikel tentang "apa itu thalasemia?", dan "bagaimana penanganan thalasemia yang baik dan benar". Dan PELAJARILAH DENGAN SEKSAMA, hal-hal yang berurusan dengan sesuatu yang akan berlangsung seumur hidup, mustinya kita perlu benar benar memahaminya.
.
6. Tentukan salah satu (ibunya atau ayahnya) yang konsentrasi penuh untuk menangani thaller, kompromilah dengan baik baik.
Dari pengalaman yang ada dan yang terkumpulkan, hanya ortu sendirilah yang bisa "tahan banting" ketika mengurus perawatan thalasemia mayor.
.
7. Usahakan untuk tranfusi di ruang bersama, sebaiknya jangan di ruang privasi, itu akan banyak membantu perkembangan psikologi si anak.
.
8. Jika memutuskan mau menempuh "tranplantasi sumsum tulang", jaga dengan ketat kondisi si anak, agar nanti jika sudah memungkinkan, kondisi tubuh si anak masih mungkin menempuhnya. Perlu ditangani oleh dokter yang mumpuni, karena akan sedikit berbeda dan perlu lebih ketat dibanding penanganan thalasemia mayor pada umumnya.
.
9. Bergabunglah dengan perkumpulan ortu thaller agar bisa saling sharing dalam menangani anak sebaik mungkin. Jika didaerahnya sudah ada POPTI (Persatuan Orang tua Penyandang Thalasemia Indonesia), Bergabunglaah dan buat kartu anggotanya. Jika belum ada, carilah POPTI di daerah terdekat. 
Jika masih tidak mungkin, DIRIKAN popti didaerah sendiri.
.
10. Jangan terlalu lama larut dalam kesedihannya, cepatlah bangkit, karena peran ortu sangat menentukaan perkembangan si anak.
.
11. Jika sudah paham 'Apa itu Thalasemia?', bantulah masyarakat sekitar, PUTUSkanlah rantai kelahiran bayi dengan thalasemia mayor.
.
Nah itu yang sempat terpikir oleh saya saat ini... 
Silahkan di simpan, jika saat kini masih belum bisa konsentrasi untuk menyimaknya...

Andrianto Gandhi

Sabtu, 28 Januari 2017

Perspektif ancaman yang di alami Bangsa Indonesia.

Diawali dengan peak oil theory, dimana produksi minyak bumi mulai menurun tahun 80an dan menyebabkan gaya hidup berubah secara drastis, bentuk bisnis berubah. 
Sekarang banyak tersedia aplikasi online, ojek online, belanja ke mall sekarang tidak perlu keluar rumah_cukup tekan tombol dari rumah saja, barang di antar dan bisa bayar di tempat lagi.
 Turunnya produksi minyak juga menyebabkan krisis ekonomi dan depresi ekonomi.
Depresi ekonomi pasti sebanding dengan meningkatnya tingkat kejahatan dan konflik dan bermuara kepada persaingan global. Hal ini di picu lagi hal2 lain, kita semua tahu sekarang_"Selamat datang 8 milyard penduduk dunia".
Teory populasi mengatakan bahwa daya tampung bumi ini hanya 3 - 4 milyard manusia. Apakah teory ini benar?
Setiap hari 41.095 anak meninggal dunia (15 juta setahun) karena kemiskinan, kelaparan dan kekurangan gizi, ini juga akibat dari menurunnya produksi minyak.
Para ahli memperkirakan bahwa pada tahun 2056 energi akan habis, tahun 2035 konsumen energi meningkat 45% karena jumlah penduduk yang banyak.
Kalau kita konversi, maka pada tahun 2043, jumlah penduduk saat itu (kalau benar setiap 6 tahun bertambah 1 milyard), berarti jumlah manusia bumi saat itu sudah 12,3 milyard jiwa, dan energy oil tidak terbarui_dari plankton 10 jutaan tahun_tetapi tergantikan dengan energy dari tumbuh2an (energi fosil tergantikan energy nabati/potensi vegetasi sepanjang tahun.
Berbicara tentang tumbuh2an, maka adanya adalah disekitar equator. Ada 3 kelompok besar; Asean, Afrika Tengah dan Amerika Latin.
Asean, yang paling besar adalah Negara Kepulauan Indonesia.
Habisnya oil, maka makanan dan sumber bahan bakar penggantinya ada di equator, dan Indonesia adalah Negara yang kaya akan semuanya. Bahkan, Presiden Soekarno pernah mengingatkan, suatu saat kelak Negara2 akan iri atas kekayaan
Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dan bukan sesuatu yang kebetulan, Presiden Jokowi pada saat disumpah, beliau mengatakan; "Kaya akan sumber daya alam, justru bisa menjadi malapetaka".
Kedua
~Darwin, jaraknya kurang lebih 479 km dengan Serwaru, disana ada pulau Marsela dan ada Blok Marsela.
 Di Darwin ada 1.250 - 2.500 di siagakan marinir Amerika.
Ada apa?
~Laut Cina Selatan, semua kapal2 yang ditangkap Angkatan Laut Republik Indonesia dalam 3 kejadian terakhir di kawal oleh Coast Guard Cina, seakan menyampaikan sinyal kepada penjaga pantai,
mereka mengklaim itu pantainya, padahal ada di lokasi Zona Ekonomi Exclusive (ZEE) Indonesia, ”
Ada apa?
Filipina, pada tanggal 12 Juli 2016 pernah mengajukan klaim kepada Pengadilan Internasional dan hasilnya Pengadilan Internasional menolak klaim Cina atas hak ekonomi di Laut Cina Selatan dan memberikan kedaulatan dan hak maritim kepada Filipina.
Tetapi 1 hari kemudian setelah keputusan Pengadilan International, Presiden Xi Jinping menyatakan dengan tegas bahwa "kedaulatan wilayah dan hak maritim" Cina atas Laut Cina Selatan tidak akan atau tidak bisa dipengaruhi oleh keputusan apapun dan dengan cara apapun. Laut Cina Selatan adalah milik Republik Rakyat Cina, siapapun yang melintas harus memberikan laporan.
Ada apa?
Potensi2 konflik di sekitar kita !!
Ketiga;
FPDA, Five Power Defence Arrangement (Negara2 Persemakmuran Inggris).
Selandia Baru, Australia, Singapura, Malaysia_Inggris, 3 dari 5 Negara tersebut pernah bermasalah dengan kita.
Australia, Singapura dan Malaysia.
Tanggal 14-21 Oktober 2016 Panglima TNI diundang untuk menyaksikan latihan besar2an FPDA,
Ada apa dengan Negara2 di sekitar kita ini?
Keempat;
Cina pernah kalah dengan Perancis dan Inggris walaupun tentaranya kuat, tetapi di dahului dengan Perang Candu.
Rakyat dan Tentara kecanduan, kalah dan terpaksa menggadaikan Hongkong dan Taiwan.
Di dalam Negeri, 2% atau 5 juta penduduk Indonesia terkena Narkoba dan itu adalah fenomena gunung es.
Setiap tahun 15.000 jiwa melayang, fenomena gunung es pasti di bawahnya lebih besar. Hampir setiap hari, sampai bosan kita mendengarkan berita dari Kepolisian ataupun dari BNN
menggagalkan atau menangkap bandar sekian kilo shabu, sekian juta pil ekstasi, dst,.
Dan itu transitnya di Malaysia yang sampai sekarang masih belum bisa di tembus pihak berwenang Republik Indonesia karena tidak diijinkan.
Kelima;
Terorist.
Kita semua tentu tahu bahwa banyak manusia di latih bahkan anak2 dilatih di Syria.
Bahrum Naim mengatakan apabila di Syria sudah tidak aman maka kembalilah kalian ke Negara atau daerah masing2 melakukan khilafah dan atau dengan cara apapun kamu melakukan. Karena adanya statement demikian, tidak lama kemudian di Perancis_menggunakan bus di tabrakkan, tidak lama kemudian dengan pisau Pendeta ditusuk.
Indonesia memang memiliki UU terorisme, tetapi lemah dalam tindakan pencegahan terorisme dan lemah menangkap terorist. Berbuat dahulu baru di tangkap.
Indonesia adalah tempat yang paling enjoy untuk terorist2 ini_tinggal tunggu tanggal mainnya.
Mengapa dikatakan demikian?
Lybia, Irak, Syria, semuanya di cap pertama kali_
hanya permasalahan di dalam negeri seperti yang sedang di alami Bangsa dan Negara ini_di cap terorist_pasukan International masuk kemudian bagi-bagi, karena kaya sumber daya alam.
Energy habis akan pindah ke Indonesia.
Basis terorist akan bermula dari Filipina Selatan (Zulu).
Mereka yang datang ke Zulu, bawa senjata tidak akan di apa-apain, mengibarkan bendera ISIS tidak akan di apa-apain.
Ke enam;
Persaingan ekonomi.
Sebagai Negara yang memiliki pertumbuhan ekonomi sangat pesat, yang PDB nya memasuki urutan ke 8 dunia, Indonesia berpotensi untuk di goyang.
Transkrip pendapat Panglima TNI Gatot Nurmantyo di ILC

Thalasemia Complications and treatment



Karena tubuh kita memiliki sel darah merah lebih sedikit karena menderita thalassemia, kita mungkin memiliki gejala jumlah darah rendah, atau anemia. Kita mungkin merasa lelah atau lemah.
Kita juga mungkin mengalami:
~ Pusing
~ Sesak napas
~ Detak jantung cepat
~ Sakit kepala
~ Keram kaki
~ Kesulitan berkonsentrasi
~ Kulit pucat, dst,..
      Karena itu, tubuh kita akan berusaha ekstra keras untuk membuat lebih banyak sel darah merah. Tempat utama di mana sel darah dibuat adalah sumsum tulang, bagian spons gelap di tengah tulang. Karena sumsum tulang kita bekerja lebih keras dari biasanya, maka akan menyebabkannya tumbuh lebih besar. Hal ini menyebabkan tulang kita membesar, dan mungkin meregangkan tulang kita dan mejadikannya lebih tipis dan lebih mudah patah.

     Tempat lain di mana darah dibuat adalah organ yang disebut limpa yang berada di sisi kiri perut kita, tepat di bawah tulang rusuk bagian bawah. Tetapi limpa memiliki banyak pekerjaan lain.
Seperti menyaring darah dan pemantauan darah untuk infeksi tertentu. Ketika ia menemukan infeksi, ia dapat memulai proses memerangi mereka.

Bila kita menderita thalassemia, limpa bisa menjadi sangat besar karena mencoba untuk membuat sel-sel darah. Karena begitu keras pada proses pembuatan sel-sel darah, itu menjadikannya tidak dapat bekerja keras untuk menyaring darah atau memonitor dan melawan infeksi.
Karena itu, orang-orang dengan talasemia dikatakan "immunocompromised," yang berarti bahwa beberapa pertahanan tubuh terhadap infeksi tidak bekerja dengan optimal.
Yang artinya, itu menyebabkan thaller lebih mudah mengalami infeksi dan kadang-kadang diperlukan perlindungan ekstra, seperti suntikan flu dan vaksin lainnya. 
Notes; Definisi Immunocompromised (imunitas lemah) adalah kondisi abnormal di mana kemampuan seseorang untuk melawan infeksi menurun. Hal ini dapat disebabkan oleh proses penyakit, obat-obatan tertentu, atau kondisi yang hadir saat lahir.
Bagaimana thalassemia diobati?
Jenis pengobatan seseorang menerima tergantung pada seberapa parah thalassemianya. Semakin parah thalassemia, semakin sedikit hemoglobin tubuh.
Salah satu penanganannya adalah dengan cara memberikan tubuh sel darah merah lebih banyak untuk membawa oksigen.
Hal ini dapat dilakukan melalui transfusi darah_sebuah prosedur umum yang aman di mana kita menerima darah melalui tabung plastik kecil dimasukkan ke dalam salah satu pembuluh darah. Beberapa thaller_biasanya dengan thalassemia mayor - membutuhkan transfusi darah secara rutin/teratur karena tubuh mereka memproduksi hemoglobin dengan jumlah yang rendah.
Orang dengan thalassemia intermedia (sedang) mungkin perlu transfusi darah kadang-kadang saja, seperti ketika mereka mengalami infeksi atau penyakit dlsbg.
Orang dengan talasemia minor atau trait biasanya tidak perlu transfusi darah karena mereka juga tidak memiliki anemia atau hanya memiliki anemia ringan.
Umumnya, pasien talasemia diresepkan vitamin B tambahan, yang dikenal sebagai asam folat, untuk membantu mengobati anemia. Asam folat dapat membantu sel-sel darah merah berkembang. Pengobatan dengan asam folat biasanya dilakukan di samping terapi lain.
Bagaimana transfusi darah mempengaruhi tubuh saya?
Thaller yang menerima banyak transfusi darah berisiko mengalami kelebihan/penumpukan zat besi.
Sel darah merah mengandung banyak zat besi, dan dari waktu ke waktu, besi dari semua transfusi dapat menumpuk dalam tubuh. Ketika sudah menumpuk, besi menggumpal di tempat-tempat seperti jantung, hati, dan otak, dan mengakibatkan organ-organ ini tidak berfungsi dengan benar.
Untuk mencegah kelebihan zat besi, thaller mungkin memerlukan terapi khelasi, entah itu pil atau suntikan di bawah kulit - untuk membuang kelebihan zat besi sebelum menumpuk dalam organ.
Setiap kali seseorang mendapat transfusi darah, risiko mereka untuk masalah yang disebut "alloimmunization" naik.
Alloimmunization terjadi ketika tubuh seseorang bereaksi terhadap darah dari transfusi karena dipandang berbahaya oleh sistem kekebalan tubuh mereka, imun tubuh akan mencoba untuk menghancurkannya. Orang dengan alloimmunization masih dapat menerima transfusi darah, tetapi darah yang mereka terima harus diperiksa dan dibandingkan dengan darah mereka sendiri untuk memastikan bahwa itu tidak akan hancur oleh sistem kekebalan tubuh mereka. Ini membutuhkan waktu dan dapat berarti bahwa orang dengan alloimmunization harus menunggu lebih lama untuk mendapatkan darah yang cocok, yang tidak akan hancur oleh tubuh mereka.
Kekhawatiran lain bagi orang yang menerima banyak transfusi darah adalah jaminan keamanan darah yang mereka terima. Beberapa infeksi, seperti hepatitis, dapat menular melalui darah. Di Amerika Serikat, suplai darah disaring dan dipantau untuk keselamatan (di negara kita, gak tahu ya) sehingga risiko terkena infeksi dari transfusi darah relatif lebih rendah.
Demikian yang bisa saya bagi,
Sumber; https://www.cdc.gov/ncbddd/thalassemia/treatment.html


Immunocompromised (imunitas lemah) adalah kondisi abnormal yang berhubungan dengan kemampuan tubuh seseorang untuk melawan infeksi menjadi menurun. 
Hal ini dapat disebabkan oleh proses penyakit, obat-obatan tertentu, atau kondisi yang hadir saat lahir.
Immunocompromised terjadi jika tidak ditranfusi, atau tranfusinya tidak/kurang memadai.
Kondisi seperti ini akan menyebabkan beberapa hal, antara lain; 
1. Terjadi "ektramedullar eriteopoietin". 
Yang artinya Limpa terpaksa membantu membuat/produksi darah, yang seharusnya sudah diambil alih oleh sumsum tulang. Bukan hanya limpa, liver juga bisa turut membantu produksi sel darah merah.
Sayangnya, hasilnya akan tetap sama saja. 
Karena masalahnya ada pada kecacatan produksi protein globin yang internal dalam sel, sedangkan informasinya ada yang cacat. 
Maka meski organ limpa dan liver ikut membantu produksi darah, tetap hasil produksinya banyak yang cacat juga.
Dampaknya; kinerja organ limpa dan liver hadi terganggu.

2. Organ limpa dan liver yang lebih cepat membesar bisa mengganggu kinerja organ organ lain, lambung terdesak, jantung terdesak, ginjal terdesak, dsb.

3. Jika terlalu dipaksakan, organ limpa bisa kehilangan kendali, jadi over aktif.
Akibatnya bisa menghancurkan sel darah merah yang masih baik, bisa ikut menghancurkan sel-sel trombosit dan sel-sel darah putih juga. 
Kondisi ini dikatakan; 
a. Trombositopeni (menurunnya kadar trombosit), yang bisa menyebabkan mudahnudahnya muncul pendarahan dan 
b. Leucositopeni (berkurangnya kadar leucosit), yang tentu saja membuat kondisi tubuh lebih mudah diserang penyakit.
.
Namun jika sejak dini, kita bisa menahan pembesaran organ limpa ini (dengan tranfusi yang rutin berkala, yang disiplin dan MEMADAI), maka kondisi overaktifnya organ limpa ini bisa kita perlambat, bahkan bisa kita hindari. 

Kecepatan produksi sel darah merah pada thaller itu sangat tinggi, meski banyak yang mati sebelum matang dan berhasil keluar keperedaran darah. 
Karena tingginya kecepatan pembentukan sel darah merahnya, maka butuh bahan-bahan pembentuk yang lebih banyak. 
Nah salah satu zat yang dibutuhkan dalam pembentukan sel darah merah itu asam folat.
Jadi bisa dikatakan kebutuhan asam folat pada thaller itu sangat tinggi, dibanding orang normal.
.
Kalau kekurangan gimana?

Muncul lagi masalah baru, yaitu anemia karena defisiensi asam folat.
Jadi double masalah anemianya, karena cacat protein globin dan karena kekurangan asam folat, ini akan menyebabkan anemianya tambah parah.

Oleh karena itulah thaller butuh asupan tambahan asam folat setiap harinya 
(tidak akan cukup dipenuhi oleh menu makanan sehari hari).
Asam folat itu memang termasuk vitamin B9 _

*Andrianto Gandhi


Semoga Bermanfaat dan Salam Perjuangan.