Kesehatan

Sabtu, 25 Februari 2017

Sebab thaller anak-anak itu lebih mudah terserang penyakit

Beberapa faktor yang harus/bisa kita pelajari:
.
1. Faktor anak-anak. 

Anak-anak tentu lebih mudah terserang penyakit dibanding orang yang sudah dewasa.
Oleh karena itulah ada aturan yang melarang anak usia dibawah 12 tahun untuk menjenguk orang sakit dirumah sakit, bukan?
Karena anak-anak itu lebih rentan terserang penyakit, itu bukan masalah thalasemianya, tetapi masalah memang masih anak-anaknya atau faktor usia. Setiap anak-anak itu lebih rentan terhadap serangan penyakit dibanding yang sudah remaja atau dewasa.
.
2. Faktor hbnya yg berada dalam kondisi rendah.

Kita mengetahui bahwa thaller mayor/Intermediate mempunyai kesetimbangan hb yang lebih rendah dibanding orang normal, bahkan untuk thaller mayor kesetimbangan hbnya saking begitu rendahnya sehingga butuh tranfusi rutin berkala untuk mengoreksi kondisi hbnya.
.
- Jika hb setelah tranfusinya bisa menembus batas hb orang normal, maka itu adalah hasil yang baik, Berarti hb nya akan sempat beberapa di titik saat mempunyai hb yang normal, kemudian seiring waktu hbnya akan turun lagi dibawah normal. Lebih lama dalam kondisi hb yang dibawah normal dibanding kondisi hb yang normal. Bukankah itu hal yang baik?
.
- Jika hb setelah tranfusinya masih dibawah batas hb orang normal, maka selama hidupnya mempunyai hb yang selalu dibawah normal, meski rutin berkala tranfusi sekalipun.
.
Kondisi yang kebanyakan atau di atas normal atau selalu dibawah normal inilah yang menyumbang suatu kondisi yang juga rentan terhadap serangan penyakit.
.
Pada anak-anak thalasemia mayor, kemungkinan terserang penyakit lebih besar, berlipat ganda rentannya terhadap serangan penyakit dari luar. Itu di sebabkan karena faktor usia anak-anaknya, atau karena hbnya yang rendah.
.
3. Faktor tumpukan zat besinya.

Seperti kita ketahui, bahwa kelebihan/tumpukan zat besi bagai PUPUK bagi kuman penyakit. Ibarat "tanah subur" yang mudah tertanam "penyakit".
Semakin tinggi tumpukan zat besinya (entah karena sebab dari rutin tranfusinya, atau dari tingginya penyerapan zat besi diususnya), juga adalah salah satu sebab thaller semakin mudah terserang penyakit.
.
Ini jadi triple masalahnya. 
Jadi tiga kali lipat kerentanannya.
.
Makanya jangan heran banyak thaller anak-anak yang mudah terserang flu dan batuk, dan sekali terserang penyakit batuk, susah pula sembuhnya.
Dengan mengetahui hal ini, semoga para ortu thaller bisa paham dan tidak sebatas MAKLUM saja. Tetapi TAHU apa yg harus dilakukan untuk menangani batuk anaknya yang susah diusir itu.
yaitu, TURUNKAN ZAT BESINYA! 
Ini membutuhkan waktu yang cukup lama loh!... 
Kemudian jaga hbnyanya setinggi mungkin. 
Itu adalah dua GOLDEN RULE yang harus diingat bagi thaller mayor)
.
4. Faktor dampak samping dari obat khelasi zat besinya itu sendiri.

Salah satu dampak samping yang paling UTAMA untuk diperhatikan selama mengkonsumsi obat khelasi besi ORAL adalah menurunnya kadar neutrophil.
Neutrophil adalah salah satu sel darah putih, polisi atau tentara tubuh kita.
Kalau neutrophilnya turun sampai batas tertentu, kita bisa menjalani hidup bagai MIMPI BURUK, begitu mudahnya terserang BERBAGAI PENYAKIT. Karena tentara tubuh kita yang banyak berkurang.

Oleh karena itu, selama konsumsi obat khelasi oral, WAJIB sekali lagi saya tekankan WAJIB! untuk memantau berkala kadar neutrofilnya (yang mau irit, cek kadar leucositnya terlebih dulu), yang bisa dilakukan bersamaan dengan cek hb.
.
Memang,.. tidak semua thaller yang mengkonsumsi obat khelasi oral ini bisa terkena dampak menurunnya kadar neutrofil ini. Diperkirakan ada sekitar 5% yang bisa terkena dampak ini. Namun mengingat dampaknya yang bisa sangat berbahaya dan FATAL!, maka semua thaller yang mengkonsumsi obat khelasi besi oral, WAJIB mengontrol kadar neutrofilnya secara berkala!
.
Nah uraian diatas barusan adalah yang ke empat kali lipatnya (dan yang paling bisa menyebabkan fatal, jika kita lalai memantaunya).
.
.
Apakah mungkin thaller mayor bisa hidup mendekati senormal orang lain?
.
Sangat memungkinkan !!, kenapa tidak?
asalllll..... 
mau paham, mau disiplin dengan hidupnya....
.
1. Atur jarak antar tranfusinya sedemikian hingga hb sekitar 9-10.5 sudah harus tranfusi lagi.
.
2. Tranfusi dengan darah yang compatible, yang baik, dan jumlahnya MEMADAI.
(khusus untuk thaller yang limpanya sudah terlanjur membesar, perlu menaikkan hbnya ke kisaran 13-14. Tetapi usahakan tidak melebihi 14-15.)
.
3. Rajin mengkonsumsi tambahan asupan asam folat, (vit b12), vitamin E tiap harinya. dan HARUS DISIPLIN mengkonsumsi obat khelasi zat besinya dengan cara yang benar dan dosis yang MEMADAI setiap harinya.

Nah, itulah hal-hal penting yang harus dan wajib di perhatikan. Untuk mencapai kondisi itu tentu tidak bisa pasrah saja, tetapi perlu usaha dan perlu perjuangan.
.
salam perjuangan. _/|\_
.
Note: Kini sudah paham khan, kenapa kita harus mengusahakan ruang tranfusi yang terpisah dari pasien-pasien penyakit menular?

Andrianto Gandhi

Tidak ada komentar: