Kesehatan

Kamis, 23 Maret 2017

Manfaat Beta-Karoten

     

Anda, tentu sering mendengar tentang beta-karoten yang berkhasiat untuk mencegah berbagai macam penyakit. Beta-karoten dapat di temukan pada berbagai jenis sayuran dan buah-buahan.
Beta-Karoten adalah pigment berwarna dominan; merah, jingga, yang ditemukan secara alami pada tumbuhan dan buah-buahan. Beta-karoten pula lah yang memberikan warna jingga pada wortel, labu, dan ubi_dan merupakan senyawa karoten yang paling umum pada tumbuhan.

Lantas, apa sebenarnya Manfaat dari Beta-Karoten ini?
      Beta-Karoten mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan, terutama hal yang berkaitan dengan kebutuhan vitamin A. Meskipun beta-karoten secara umum adalah senyawa yang bermanfaat, tetapi sebaiknya TIDAK mengkonsumsinya terlalu banyak (berlebihan). Bahkan,.. pada ibu hamil, kekurangan vitamin A dapat menyebabkan bayi lahir cacat. Namun, kelebihan vitamin A juga dapat membawa dampak buruk bagi kesehatan janin.
     
Beta-karoten merupakan senyawa organik, yang secara kimiwawi diklarifikasikan sebagai hidrokarbon. Beta-karoten juga dikenal dengan sifat antioksidannya, yang berperan melindungi sel dari kerusakan. Di alam, beta-karoten adalah bentuk awal dari vitamin A melalui enzim tertentu. Beta-karoten juga dikenal dengan pro vitamin A, karena akan di konversi menjadi vitamin A oleh tubuh. Beta-karoten juga sering dianggap sebagai bentuk vitamin A itu sendiri.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa orang yang banyak makan buah dan sayuran yang kaya vitamin beta-karoten memiliki resiko yang lebih rendah terkena beberapa jenis penyakit seperti kanker dan penyakit jantung.
Cukup mendapatkan asupan beta-karoten yang memadai akan mencegah beberapa masalah terkait dengan penglihatan, pertumbuhan tulang, serta membantu untuk melindungi dari infeksi.
Anti oksidan beta-karoten berfungsi melindungi sel dari kerusakan. dlsbg..
Beta-karoten dalam bentuk vitamin A sangat diperlukan dalam proses pertumbuhan anak.
Vitamin A juga berguna untuk pertumbuhan sel2 dan jaringan2 tubuh, terutama pada jaringan rambut, kuku, dan kulit.
Menyadari pentingnya vitamin A bagi masa pertumbuhan anak, Pemerintah, melalui dinas terkait dengan kesehatan memiliki beberapa program salah satunya adalah pemberian kapsul vitamin A 100.000 IU atau International Unit yang berwarna biru untuk bayi dan 200.000 IU diberikan pada balita secara gratis pada bulan-bulan tertentu.

Berapa jumlah vitamin A yang dibutuhkan oleh anak?
      Anak usia 1 - 3 tahun membutuhkan vitamin A sekitar 1000 IU, atau 300 mikrogram per hari.
Untuk usia 4 tahun hingga, 1.320 IU atau 400 mikrogram per hari.
Perlu di catat, Anak tidak harus mendapatkan vitamin A yang disarankan setiap hari !!.
Di atas adalah penjelasan pemberian jumlah rata-rata selama beberapa hari atau Minggu saja.

Dampak dari kelebihan mengkonsumsi vitamin A. 
        Terlalu banyak memperoleh asupan vitamin A bentuk aktif datap menyebabkan mual dan muntah, sakit kepala, pusing, penglihatan kabur, dan kurangnya koordinasi otot. Masalah jangka panjang dapat menyebabkan osteoporosis, masalah hati dan gangguan sistem saraf pusat. Dapat terjadi pada usia anak-anak, dewasa laki-laki maupun wanita.

Waspada saat konsumsi suplemen. 
          Mengingat akibat kelebihan vitamin A dalam tubuh itu juga berbahaya maka di anjurkan tidak berlebihan bagi kita mengkonsumsi suplemen vitamin apapun ke dalam tubuh. Agar kerusakan organ dalam yang tidak bisa di analisa sendiri tidak terjadi di kemudian hari.
Di anjurkan jika hendak mengkonsumsi asupan zat gizi tambahan, hendaknya konsultasi pada dokter atau ahli gizi. TErmasuk hal nya pada ibu hamil.
Wanita, yang beranggapan bahwa pada masa kehamilannya membutuhkan lebih banyak vitamin.
Ini memang benar, namun cara menempuhnya yang lebih sering salah. Banyak suplemen vitamin yang dikonsumsi akhirnya membawa hal buruk pada janin.
Untuk konsumsi suplemen vitamin dibolehkan saja, SELAMA vitamin itu bisa larut dalam air. Sedangkan untuk vitamin A yang larut dalam lemak, (tidak dalam air), akan tertimbun dan menumpuk dalam tubuh.

Tidak ada komentar: